Tugas Praktikum UAS Basis Data (take home)
Nama : Siti Annisa
Nim : 233100383
Prodi : Sistem Informasi
Tugas basis data
1. Apa yang disebut basis data,sebutkan contohnya!
Basis data adalah kumpulan data yang disimpan dan dikelola secara sistematis untuk memudahkan pengambilan, pengelolaan, dan pemutakhiran data tersebut. Basis data memungkinkan penyimpanan informasi dalam jumlah besar dengan cara yang terstruktur sehingga data dapat diakses, dimodifikasi, dan dianalisis dengan efisien.
contohnya yaitu :
- Sistem Manajemen Sekolah (SIMS):
Tabel Siswa: Menyimpan informasi tentang siswa, seperti nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan email.
Tabel Kelas: Menyimpan informasi tentang kelas, seperti nama kelas dan pengajar.
Tabel Guru: Menyimpan informasi tentang guru, seperti nama, mata pelajaran yang diajarkan, dan informasi kontak.
Tabel Mata Pelajaran: Menyimpan informasi tentang mata pelajaran yang ada di sekolah.
Tabel Jadwal: Menyimpan informasi tentang jadwal pelajaran.
Tabel Nilai: Menyimpan informasi tentang nilai siswa.
Tabel Kehadiran: Menyimpan informasi tentang kehadiran siswa.
- Sistem Informasi Perpustakaan:
Tabel Buku: Menyimpan informasi tentang buku, seperti judul, penulis, penerbit, dan tahun terbit.
Tabel Anggota: Menyimpan informasi tentang anggota perpustakaan, seperti nama, alamat, dan nomor keanggotaan.
Tabel Peminjaman: Menyimpan informasi tentang peminjaman buku oleh anggota, termasuk tanggal pinjam dan tanggal kembali.
-Sistem Informasi Rumah Sakit:
Tabel Pasien: Menyimpan informasi tentang pasien, seperti nama, tanggal lahir, alamat, dan riwayat medis.
Tabel Dokter: Menyimpan informasi tentang dokter, seperti nama, spesialisasi, dan jadwal praktik.
Tabel Rekam Medis: Menyimpan informasi tentang kunjungan pasien dan catatan medis.
-Sistem E-commerce:
Tabel Produk: Menyimpan informasi tentang produk yang dijual, seperti nama, deskripsi, harga, dan stok.
Tabel Pelanggan: Menyimpan informasi tentang pelanggan, seperti nama, alamat, dan informasi kontak.
Tabel Pesanan: Menyimpan informasi tentang pesanan pelanggan, termasuk daftar produk yang dipesan dan status pengiriman.
2. Sebutkan fungsi DBMS/sistem manajemen basis data!
DBMS menyediakan berbagai fungsi penting untuk pengelolaan data yang efisien dan aman. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari DBMS:
- Penyimpanan Data dan Manajemen Data
- Penyimpanan Data: DBMS menyediakan mekanisme untuk menyimpan data secara terstruktur dalam basis data. Data disimpan dalam tabel yang diorganisir secara efisien.
- Manajemen Data: DBMS mengelola data dengan cara yang memungkinkan pengambilan, penyisipan, pembaruan, dan penghapusan data secara efisien.
- Pengendalian Keamanan Data
- Autentikasi: DBMS memastikan bahwa hanya pengguna yang diotorisasi yang dapat mengakses basis data.
- Otorisasi: DBMS mengontrol hak akses pengguna ke data, memungkinkan administrator untuk menentukan siapa yang bisa membaca, menulis, atau mengubah data.
- Integritas Data
- Integritas Entity: DBMS memastikan bahwa setiap entitas dalam basis data adalah unik (misalnya, primary key yang unik).
- Integritas Referensial: DBMS memastikan bahwa hubungan antara tabel-tabel dipelihara dengan benar (misalnya, foreign key yang valid).
- Integritas Domain: DBMS memastikan bahwa data yang dimasukkan ke dalam kolom sesuai dengan jenis data dan aturan yang telah ditentukan.
- Backup dan Pemulihan Data
- Backup Data: DBMS menyediakan mekanisme untuk melakukan backup data secara teratur untuk mencegah kehilangan data.
- Pemulihan Data: DBMS menyediakan fitur untuk memulihkan data jika terjadi kegagalan sistem atau kehilangan data.
- Manajemen Transaksi
- Atomicity: DBMS memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan secara utuh atau tidak sama sekali (all-or-nothing).
- Consistency: DBMS memastikan bahwa setiap transaksi membawa basis data dari satu status yang konsisten ke status yang lain yang juga konsisten.
- Isolation: DBMS memastikan bahwa transaksi yang sedang berjalan tidak terpengaruh oleh transaksi lain yang berjalan secara bersamaan.
- Durability: DBMS memastikan bahwa hasil dari transaksi yang telah selesai tetap ada meskipun terjadi kegagalan sistem.
- Pengambilan Data (Query Processing)
- Query Language: DBMS menyediakan bahasa kueri (seperti SQL) untuk mengakses dan memanipulasi data.
- Optimization: DBMS mengoptimalkan eksekusi kueri untuk meningkatkan kinerja pengambilan data.
- Manajemen Concurrency
- Concurrency Control: DBMS mengelola akses simultan ke basis data oleh beberapa pengguna atau aplikasi, memastikan bahwa transaksi berjalan secara efisien dan data tetap konsisten.
- Independensi Data
- Independensi Data Fisik: Struktur penyimpanan data fisik dapat diubah tanpa mempengaruhi aplikasi atau pengguna.
- Independensi Data Logis: Struktur data logis dapat diubah tanpa mempengaruhi aplikasi atau pengguna.
- Pemantauan dan Pemeliharaan Basis Data
- Monitoring: DBMS memantau kinerja basis data dan penggunaan sumber daya.
- Maintenance: DBMS menyediakan alat untuk pemeliharaan basis data, seperti defragmentasi dan pembaruan statistik.
Reduksi Redundansi Data:
- Kelebihan: DBMS mengelola data secara terpusat sehingga mengurangi duplikasi data di berbagai tempat. Normalisasi basis data membantu mengurangi redundansi.
Integritas Data:
- Kelebihan: DBMS menyediakan mekanisme untuk menjaga konsistensi dan integritas data dengan menggunakan aturan-aturan integritas seperti primary key, foreign key, dan constraints lainnya.
Keamanan Data:
- Kelebihan: DBMS memiliki fitur keamanan yang kuat untuk melindungi data dari akses yang tidak sah. Ini termasuk otentikasi pengguna, kontrol akses, dan enkripsi data.
Backup dan Pemulihan Data:
- Kelebihan: DBMS menyediakan mekanisme untuk backup data secara otomatis dan pemulihan data jika terjadi kegagalan sistem atau kehilangan data.
Manajemen Transaksi:
- Kelebihan: DBMS memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan secara utuh (atomicity), menjaga konsistensi (consistency), mengisolasi transaksi satu sama lain (isolation), dan memastikan data tetap ada setelah transaksi selesai (durability).
Kemudahan Pengambilan Data:
- Kelebihan: DBMS menyediakan bahasa kueri yang kuat (seperti SQL) yang memungkinkan pengguna untuk mengambil dan memanipulasi data dengan mudah.
Manajemen Concurrency:
- Kelebihan: DBMS memungkinkan banyak pengguna untuk mengakses dan memodifikasi data secara bersamaan tanpa menyebabkan inkonsistensi data.
Independensi Data:
- Kelebihan: DBMS memungkinkan perubahan pada struktur penyimpanan data tanpa mempengaruhi aplikasi yang menggunakan data tersebut (independensi data fisik dan logis).
Kekurangan pada DBMS yaitu di:
Biaya Implementasi dan Pemeliharaan:
- Kekurangan: Mengimplementasikan dan memelihara DBMS bisa mahal. Ini termasuk biaya perangkat keras, perangkat lunak, dan personel yang terlatih.
Kompleksitas:
- Kekurangan: DBMS bisa menjadi sangat kompleks dan memerlukan pemahaman teknis yang mendalam untuk mengelolanya secara efektif.
Kinerja:
- Kekurangan: Dalam beberapa kasus, DBMS bisa menjadi lambat jika tidak dioptimalkan dengan baik, terutama dengan volume data yang sangat besar atau beban kerja yang tinggi.
Kebutuhan Sumber Daya:
- Kekurangan: DBMS membutuhkan sumber daya komputasi yang signifikan, termasuk memori, penyimpanan, dan daya pemrosesan.
Risiko Keamanan:
- Kekurangan: Meskipun DBMS memiliki fitur keamanan, mereka juga menjadi target serangan karena menyimpan data yang berharga. Kerentanan atau kesalahan konfigurasi dapat menyebabkan risiko keamanan.
Ketergantungan pada Vendor:
- Kekurangan: Dalam beberapa kasus, organisasi bisa menjadi terlalu bergantung pada vendor DBMS tertentu, yang dapat menyebabkan masalah jika vendor tersebut menghentikan dukungan atau menaikkan biaya.
Kesulitan Migrasi Data:
- Kekurangan: Migrasi data dari satu sistem DBMS ke sistem lain bisa menjadi tugas yang rumit dan memerlukan banyak waktu dan sumber daya.
Proses normalisasi dilakukan melalui beberapa tahapan yang disebut bentuk normal (normal forms). Setiap bentuk normal memiliki aturan-aturan tertentu yang harus dipenuhi.
Berikut adalah penjelasan dari tiga bentuk normal yang paling umum: 1NF, 2NF, dan 3NF:
Bentuk Normal Pertama (1NF)
Definisi: Sebuah tabel berada dalam 1NF jika:
- Semua atributnya memiliki nilai tunggal (atomic).
- Semua entri dalam kolom memiliki jenis data yang sama.
- Setiap kolom memiliki nama unik.
- Urutan data dalam kolom tidak penting.
Bentuk Normal Kedua (2NF)
Definisi: Sebuah tabel berada dalam 2NF jika:
- Sudah dalam 1NF.
- Setiap atribut non-kunci sepenuhnya bergantung pada kunci utama (Primary Key).
Bentuk Normal Ketiga (3NF)
Definisi: Sebuah tabel berada dalam 3NF jika:
- Sudah dalam 2NF.
- Setiap atribut non-kunci hanya bergantung pada kunci utama, bukan pada atribut non-kunci lainnya (tidak ada ketergantungan transitif).
→ tabel registrasi :
→ tabel transaksi :
→ tabel motor :
b.Insertkan data dibawah ini pada tiap tiap tabel tersebut!
⇉ tabel pelanggan
⇉ tabel admin
.png)
⇉ tabel transaksi
c. Buatlah 2 contoh inner join dari tabel tabel tersebut!
Syarat inner join adalah kolom yang ingin direlasikan harus memiliki nilai record yang sama berikut inner join dari tabel :
- tabel motor dan transaksi
d. Buatlah2 contoh left join dari tabel tabel tersebut
- tabel pelanggan dan transaksi
- tabel motor dan transaksi
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar